Sanctum (2011)

sanctum poster

Sanctum merupakan film yang diangkat ke layar lebar berdasarkan kisah nyata. Berceritakan tentang tim ekspedisi yang sedang mencoba untuk mengeksplorasi lebih dalam ke dalam goa yang belum pernah tersentuh sedikitpun oleh manusia dan bertempat di Goa Esa-Ala, Papua Nugini. Saat sedang mengeksplorasi, terjadi tragedi dimana rekan kerja Frank (Richard Roxburgh) yang bernama Judes (Allison Cratchley) harus meregang nyawa gara-gara tabung oksigennya bocor. Anak Frank , Josh (Rhys Wakefield), menilai bahwa ayahnya harus bertanggung jawab atas kematian Jude karena gagal melindungi krunya. Josh akhirnya marah dan pergi meninggalkan goa. Namun di tengah perjalanan, terjadi badai diatas permukaan dan bisa membuat goa dibawah menjadi banjir. Josh akhirnya memutuskan untuk turun mengabarkan sekaligus membantu ayah dan kru lainnya ke permukaan. Tapi karena derasnya air, mereka semua akhirnya terperangkap di dalam goa dan harus mencari jalan alternatif lain. And the adventure begins!

sanctum 2011 cave

Bagian awal di film ini dibuka dengan adegan yang hiperbolik dan tidak masuk akal, yaitu adegan saat Carl melakukan skydiving ke dalam goa. Saya langsung berpikir “Rambo aja ngga gitu-gitu amat!”. Saya berharap kedepannya tidak banyak hal seperti itu di dalam film ini. Dan untungnya doa saya terkabul. Film ini memiliki plot yang terfokus dan sistematis. Fast paced. Mudah diikuti tanpa harus banyak berpikir. Bahkan dari awal sampai akhir film saya sangat menikmati tiap adegan di dalam airnya. Melihat isi dalam goa membuat saya cukup amazed. Penonton serasa ikut diajak merasakan ketegangan-ketegangan yang mereka alami.

sanctum takutnonton.wordpress.com

Tapi tetap ada hal-hal yang masih menjadi kekurangan dari film ini. Bagi saya pribadi, saya cukup terganggu dengan karakteristik sosok Frank yang agak terkesan seperti Assasin. Sikap “membantu”-nya menurut saya terlalu kelewatan, mungkin memang bagi beberapa orang sikapnya bisa dimaklumi, tapi bagi saya yang awam tentang how to caving and surviving, menghilangkan nyawa orang demi kebaikan tetap saja sulit untuk dapat saya terima. Dan secara kebetulan, seorang aktris pengganti adegan diving di film ini yang bernama Agnes Milowka, harus meregang nyawa bersamaan pada saat Sanctum dirilis karena kehabisan udara saat sedang melakukan eksplorasi di sebuah goa di Australia, sama seperti adegan saat Judes meninggal. What a bad coincidence!

sanctum takutnonton

Dalam film ini anda tak akan menemukan cerita seperti The Descent (2005) atau pun The Cave (2005) yang harus survive menghadapi monster mengerikan walaupun mungkin settingnya bisa dikatakan sama yaitu di goa. Film ini bebas dari unsur monster dan sejenisnya dan murni tentang bagaimana cara menaklukkan alam. Mereka harus diving, climbing, dan sebagainya untuk bisa keluar dari dalam goa itu hidup-hidup dan disitulah tense yang ikut dirasakan oleh penonton. Tak hanya diajak untuk menaklukkan alam, tiap tokoh juga memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga mereka dihadapkan oleh sifat egois yang sewaktu-waktu dapat membawa mereka kedalam maut.

sanctum Ioan Gruffudd takutnonton.wordpress.com

Dari segi akting saya rasa tak ada yang menonjol, semua biasa saja, meskipun memang tak ada pendalaman karakter yang cukup. Bisa dimaklumi karena ini adalah film dengan plot yang cepat sehingga tak ada waktu untuk melakukan pendalaman karakter lebih dalam. Selain itu juga ada beberapa CGI yang terkesan tampak seperti B-Class. Efek CGI-nya terlihat kasar, bahkan saya memperhatikan ada green screen yang masih nampak di salah satu scene, membuat special effect-nya terlihat murahan. Meskipun begitu, ada fakta yang cukup menarik tentang Sanctum yaitu film ini menggunakan tujuh juta liter air saat adegan dibawah air dan semua dilakukan di dalam akuarium besar di Australia. Tujuh juta liter air itu sebanyak apa? 😀

sanctum film 2011 takutnonton

Sayangnya, film ini sangat mudah tertebak, tipikal film yang predictable. Saat awal-awal pun saya iseng untuk menebak bagaimana endingnya nanti, dan saat memasuki pertengahan saya mulai yakin endingnya akan seperti apa. Seratus persen sama. LOL. Meskipun begitu, unsur ketegangan yang disajikan sangat menarik untuk dinikmati, terlepas dari berbagai kekurangan yang ada. Cheers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s