Unfriended (2014)

Unfriended-2014

Sekelompok remaja yang sedang chatting via Skype dikejutkan dengan kemunculan pesan misterius yang belakangan diketahui berasal dari seorang siswi teman mereka sendiri yang telah meninggal karena bunuh diri, Laura Barns. Laura bunuh diri karena merasa tertekan setelah video memalukannya terunggah di internet. Tak hanya mengirim pesan misterius, Laura juga muncul di tengah-tengah percakapan mereka dan mulai menebar teror via internet pada enam remaja tersebut. Awalnya mereka pikir itu hanya lelucon, namun saat Laura mulai membuka rahasia kelam keenam remaja tersebut satu persatu, mereka akhirnya tersadar bahwa mereka sedang berhadapan dengan teror yang membahayakan dan ingin merenggut nyawa mereka satu per satu.

unfriended scene

Unfriended merupakan film bergenre found footage horror yang dikemas dengan cara berbeda dan inovatif. Seluruh kejadian, 99% menggunakan sudut pandang monitor yang digunakan oleh salah satu remaja bernama Blaire, seluruh kejadian di desktop laptopnya terekam tanpa ada jeda sudut pandang lain. Semua kejadian berjalan secara real-time dan setiap pemeran dikondisikan sekian rupa agar tak bisa begitu saja mematikan koneksi mereka. Skype, Facebook, Spotify, Youtube, iMessage, Forum Website, sampai Chatroulette pun dikombinasikan dengan sangat apik dalam nuansa teror.

Unfriended-2014

Mungkin terdengar konyol jika dikatakan keenam remaja tersebut diteror oleh hantu yang menggunakan bantuan perangkat internet, awalnya saya juga berpikiran demikian. Tapi itu semua terbantahkan, semua terasa cukup nyata berkat kemasan found footage yang unik. Film berkonsep seperti ini sebenarnya sudah pernah dibuat sebelumnya pada tahun yang sama, yaitu Open Windows (2014) yang dibintangi oleh Sasha Grey dan Elijah Wood. Namun Unfriended terasa lebih spesial karena film ini berbujet rendah dan mampu memanfaatkan semua sisi dari internet dengan cukup lengkap, bahkan tanpa harus menggunakan pemain top. Selain itu kejadian di film ini berjalan secara real-time dengan dibumbui pesan pop-up yang dapat dengan mudah kita pahami.

unfriended-slice_1

Semua scene direkam menggunakan kamera GoPro yang dipasang di tiap laptop dan kemudian disambungkan melalui media Skype. Hal menarik lainnya adalah, banyak dari percakapan di film ini baru disusun justru saat sedang dalam proses syuting. Film karya Levan Gabriadze ini sukses menggabungkan teknologi dengan fenomena cyber-bullying yang marak terjadi di kalangan remaja. Tak mengherankan film berbujet kurang lebih satu juta dollar ini bisa meraup pendapatan hingga 16 kali lipat di minggu perdana tayangnya.

unfriended_

Dari beberapa nilai plus diatas, setidaknya saya merasakan ada dua kekurangan yang cukup mengganjal, yang pertama adalah kurangnya adegan gore. Adegan gore di film ini berlangsung sangat cepat dan kurang dieksploitasi secara mendalam, hanya terkesan seperti numpang lewat. Kekurangan lainnya adalah pada bagian ending, ending dalam film ini terkesan terburu-buru dan dipaksakan agar selesai begitu saja. Meskipun begitu, film ini merupakan film horror thriller terbaik yang pernah saya tonton di tahun ini. Cheers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s