The Guard Post (2008)

the-guard-post-movie-poster-2008-1020482942

Film ini mengambil setting di pos penjagaan demilitary zone di Korea Selatan, demilitary zone merupakan wilayah perbatasan antara Korsel dan Korut, sehingga setiap saat para penjaga di pos terebut harus selalu memberikan laporan rutin tentang keadaan disana, jika tidak, maka itu menandakan bahwa negara mereka telah diserang. Mengingat fungsinya yang vital, angkatan militer Korsel mengutus sersan mayor Noh Seong Gyu sebagai investigator rahasia ke pos penjagaan tersebut dikarenakan adanya laporan bahwa telah terjadi pembunuhan massal misterius yang terjadi di pos tersebut. Hanya ada satu yang selamat dan tengah terbaring koma sehingga Noh tak dapat mengorek informasi lebih lanjut mengenai kejadian misterius di tempat tersebut.

1398064105195

Penyelidik Noh yang tengah dalam tekanan karena hanya diberi waktu semalam untuk menginvestigasi kejadian tersebut berupaya untuk terus mengumpulkan informasi sedalam mungkin dan merangkai sejumlah puzzle yang berhamburan. Hingga akhirnya ada informasi bahwa ada satu orang lagi yang ditemukan selamat dan dalam kondisi sadar yang bernama Letnan Yoo Jeong Woo, ia mengaku bahwa ia adalah anak dari jenderal tertinggi angkatan militer. Ditemukannya Letnan Joo dibarengi dengan munculnya kejadian-kejadian yang sulit diterima dengan nalar, yang pada akhirnya diketahui bahwa semua kejadian aneh tersebut disebabkan oleh sebuah virus. Virus yang membuat seseorang menjadi brutal dan tak mereka sadari telah mereka lakukan. Hal itu membuat mereka sulit untuk saling mempercayai. Satu per satu kepingan puzzle mulai tersusun rapi, mampukan investigator Noh menyelesaikan tugasnya? Siapa sebenarnya sosok Letnan  Joo dan sosok yang sedang koma sebelumnya? Darimanakah virus tersebut berasal?

The_Guard_Post-015

Ini merupakan film asia pertama yang saya review dan saat menonton filmnya saya agak kesulitan mengidentifikasi nama dari tiap tokohnya karena nama korea terasa agak janggal di pendengaran saya, sehingga mau tak mau saya harus mengingat tokoh-tokohnya melalui wajah dan potongan rambut saja. lol. Film berdurasi dua jam lebih ini diceritakan dengan alur flashback, namun gaya penceritaannya agak membingungkan karena terkadang scene berpindah mundur secara tiba-tiba tanpa ada visual transisi terlebih dulu, jadi terkadang sulit membedakan mana alur yang sekarang dan mana alur yang mundur. Sisi positifnya, dengan durasi yang lama, penokohan karakter bisa dipaparkan dengan lebih kuat dan dalam.

photo51008

Sejak scene awal, tensi dari film sudah dibangun dengan cepat dan membuat saya cukup kaget karena dua jam berlalu tanpa terasa. Kong selaku sutradara sukses menjaga tensi tinggi tersebut dengan adegan gore yang menurut saya sudah cukup pas. Darah yang berceceran, kepala yang hancur, bagian tubuh yang berhamburan, semua sudah ditampilkan sejak awal. Bahkan sampai akhir, efek dari virus sudah mampu mebuat bergidik dengan efek kulit yang terinfeksi dan cukup menjijikkan.

theguardpost

Film ini rilis dengan genre horror, namun ternyata didalamnya banyak percampuran genre seperti mystery, thriller dan sedikit drama. Kesimpulannya, bagi saya film ini masih sangat layak tonton meskipun ada kekurangan yang agak mengganggu yaitu proses penceritaannya dengan alur flashback. Selain itu, setelah menonton, saya jamin akan muncul pertanyaan dari kalian yang mungkin tidak terjawab dalam film ini. Tapi saya tak akan menjelaskannya disini, cukup kalian tonton saja sendiri. Cheers!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s