Dead End (2003)

Dead-End

Frank Harrington yang diperankan oleh Ray Wise adalah seorang ayah yang membawa keluarganya untuk merayakan natal di kampung halaman istrinya. Pasangan tersebut membawa dua orang anaknya, Richard dan Marion, serta Brad yang merupakan pacar dari Marion. Setelah 20 tahun melewati rute yang sama, malam itu Frank memutuskan untuk melalui rute pintas yang tak pernah ia lewati sebelumnya. Di tengah perjalanan mobil mereka mengalami sebuah insiden dan hampir saja menabrak mobil lain, namun itu semua terlewati hingga mereka bertemu dengan seorang perempuan misterius dan bayinya.

dead end mystery

Frank akhirnya memberikan tumpangan kepada perempuan itu dan berhenti di sebuah kabin kosong untuk mencari bantuan namun ketika mereka kembali ke mobil, Brad dan perempuan misterius tersebut menghilang. Peristiwa mengerikan pun terjadi, setiap mobil mereka berhenti, akan ada korban jiwa yang jatuh dan diawali oleh penampakan mobil tua misterius. Mereka akhirnya harus bertahan dari banyak kejadian aneh yang terjadi di sepanjang perjalanan, dimulai dari jalan yang tanpa ujung, penampakan wanita misterius, kematian yang mengejutkan, hingga rahasia kelam dari masa lalu keluarga tersebut. Mampukah mereka bertahan?

dead end adventure

Plot diatas mungkin terlihat simpel, tapi percayalah, di pertengahan sampai akhir semua menjadi sangat rumit dan menimbulkan banyak pertanyaan. Saat pertama menonton, saya pikir film ini hanya seperti tipikal film slasher kebanyakan, yaitu sekelompok orang yang tersesat di jalan yang asing lalu kemudian satu per satu dari mereka tewas di tangan pembunuh sadis dan mungkin dibumbui sedikit twist yaitu pembunuhnya salah satu dari mereka. Namun ternyata saya salah, yes i’m totally wrong, it’s not a slash thingy at all!

dead end 2003

Plot yang terjadi dalam film tak memberikan kesempatan bagi kita untuk menebak-nebak apa yang sebenarnya telah terjadi. Kita hanya bisa terbawa alur untuk terus maju hingga keluarga aneh ini sampai bisa di tempat tujuan mereka. Tak hanya dibuat bingung dengan segala keanehan yang terjadi, anda juga akan diajak untuk menikmati sisi gila dari masing-masing anggota keluarga ini, khususnya akting dari Lin Shaye yang berperan sebagai istri Frank. Selain itu bumbu dark humour membuat tensi menjadi tidak begitu serius dan membuat anda bisa tersenyum sejenak.

dead end dead

Yang sedikit mengecewakan mungkin hanyalah sajian gore yang bisa dibilang amat sangat minimalis. Satu-satunya adegan berdarah yang cukup berkesan hanya saat Richard berciuman dengan perempuan misterius. Untuk adegan mutilasi tidak ditampilkan, bahkan hasil dari mutilasinya pun hanya bisa dibayangkan melalui reaksi dari para tokohnya. Bagi saya, film bergaya retro ini tetap mampu menawarkan sesuatu yang baru di genre horror mystery meskipun tanpa gore yang berlebihan.

dead end horror

Jika anda merasa sudah bisa menerka-nerka semua kejadian di sepanjang film setelah melihat endingnya, tunggulah setelah credit pertama, akan ada ending lanjutan dan membuat anda kembali memutar otak dan bertanya-tanya, apakah semua yang terjadi disepanjang film hanyalah khayalan atau kenyataan? Silahkan anda simpulkan sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s