Night of the Demons (1988)

51KRFTK3SZL

Well, karena diseluruh penjuru internet belum ada situs lokal yang ngereview film ini, jadi kali ini pilihan saya jatuh ke Night of the Demons (1988)! Film ini berkisah tentang sekelompok remaja yang mencoba untuk merayakan pesta Halloween dengan cara yang tak biasa. Ya, dengan langsung merayakan di rumah yang konon katanya diisi oleh roh jahat. Disebut demikian karena dulu pernah ada pembantaian brutal di dalam rumah tersebut. Angela (Amelia Kinkade) dan Suzanne (Linnea Quigley) pun mencoba untuk mengumpulkan kelompok-kelompok kecil lainnya untuk ikut berpesta di rumah yang disebut Hull House tersebut. Pesta tersebut berjalan lancar sebelum akhirnya mereka melakukan hal yang membuat roh jahat di rumah tersebut bangkit di waktu yang tepat, Halloween. Salah satu dari mereka akhirnya mengalami yang namanya possessed, kita sebut saja kesurupan, dan menular ke teman mereka yang lain. Mereka yang tak kesurupan berusaha untuk menyelamatkan diri mereka dari rumah tersebut dan tentu menjaga nyawa mereka tetap utuh.1390194263_5

Karya garapan Kevin Tenney yang hanya dibuat dalam waktu sebulan ini menurut saya merupakan salah satu film horor terbaik di era 80-an. Bukan karena kualitas akting atau alur ceritanya yang menarik, tapi karena special effect-nya. Steve Johnson yang bertanggung jawab dengan special effect di film ini berhasil melahirkan scene yang tak terlupakan di dunia perfilman horor, yaitu adegan lipstik dan payudara. Bagi kalian penggemar film horor, scene tersebut wajib kalian tonton. Adegan tersebut berhasil membuat saya berkali-kali mengulangnya, bukan semata-mata karena boobs-nya tapi karena special effect-nya digarap dengan sangat rapi dan tak bercelah, membuat saya bertanya-tanya, bagaimana cara mereka melakukannya?

vlcsnap-2012-08-30-16h53m43s39

Bicara soal akting, para pemeran di film ini tak bisa dibilang bagus, mungkin kasarnya bisa dibilang cheesy. Tapi penilaian itu berubah seketika saat mereka sedang dalam kondisi kerasukan. Entah mengapa saya merasa akting mereka lebih bagus disaat mereka kesurupan dibanding saat mereka masih normal. Funny. Untuk adegan gore-nya digambarkan dengan sangat baik, tangan putus, mata yang dicungkil, tubuh yang terbakar, bagi saya semua masih dalam batas kewajaran.

mosnotd05bk5

Ada banyak flick di beberapa adegan dalam film ini. Membuat kalian bertanya-tanya dengan konyol “kok begitu?”,”kenapa ngga begini?”, dll. Sebaiknya tak perlu banyak berpikir, cukup nikmati saja adegan yang bagi mereka serius namun mungkin terasa konyol bagi penontonnya. Kalau kalian pernah menikmati Braindead (1992), mungkin film ini akan terasa ringan dan mudah untuk dinikmati. Bagi para pecinta film horor khususnya era 80an, Night of the Demons bisa jadi pilihan yang tepat untuk mengisi malam Halloween kalian. Patut diingat, film ini menyajikan lumayan banyak adegan nudity, jadi sebaiknya jangan nonton bareng ortu kalian ya guys.

The best Halloween theme movies i’ve ever seen so far!

Advertisements

6 thoughts on “Night of the Demons (1988)

  1. reality show kah namanya ya? lomba make up artis karakter gitu kk..jadi pernah nonton gimana caranya mereka membuat muka berdarah darah dan tampak seperti real, sampai kostumnya juga. seru dech kk..
    nonton di tv saya kk 🙂
    sekarang face off 3 klo di tv

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s